Selasa, 28 Mei 2013

Cara Membuat Web Design dengan Menggunakan Macromedia Dreamweaver

15.45 By Yehezkiel Gunawan No comments


Cara Membuat Web Design dengan Menggunakan Macromedia Dreamweaver  




Kini saatnya kita melanjutkan tutorial web kita yang membahas cara membuat web dengan menggunakan Macromedia Dreamweaver.
Dibagian pertama tutorial berkelanjutan ini kita telah mengenal sekilas mengenai profil Dreamweaver sebagai salah satu software web design.

Oke deh, saya sarankan pembaca sudah mendownload dan sudah menginstal dreamweaver baik itu yang asli dan sudah di-purchase, trial, maupun yang versi tak asli yang serial number-nya didapat dari crack-crack-an, kayak saya ini :D. Atau kalau belum menginstal juga tidak masalah kok. Dreamweaver tidak membuat kita pintar, tapi kita yang membuat dreamweaver menjadi pintar. Gimana caranya? Dibagian ini kita akan mempelajari dasar-dasar dreamweaver untuk membuat website.




1. Silahkan jalankan program Dreamweaver jika pembaca telah menginstalnya.

2. Pada menu utama, pilih File --> New, maka akan muncul tampilan pilihan jenis dokumen baru yang ingin kita buat. Maksudnya adalah kita memilih apakah ingin membuat halaman web basic (statis), web dinamis (biasanya untuk web berbasis database), halaman template, dan lain-lain. Setiap kategori terdiri dari beberapa jenis dokumen. Menurut saya jenis ini dibedakan berdasarkan bahasa dan fungsi yang akan digunakan untuk halaman website yang akan kita buat. Karena saat ini kita mencoba belajar yang dasar terlebih dahulu, maka silahkan pilih kategori Basic Page dan jenisnya HTML.


3. Tampilan layar desain Dreamweaver terdiri dari 3 jenis, yaitu code, split, dan design. 


Layar Code berfungsi sebagai tempat kita membuat halaman web dengan mengetikbahasa pemograman secara langsung. Artinya, layar inilah yang menampilkan struktur bahasa pemograman web yang dipakai pada halaman web yang sedang kita buat. Pada bagian design, kita membuat website dengan menggunakan menu-menu yang tersedia, misalnya menu menambahkan gambar, membuat tabel, mengatur tampilan tulisan, dan lain-lain. Kita tidak perlu mengetik bahasa pemograman halaman web yang kita buat karena secara otomatis, setiap kita menambahkan sebuah elemen, maka dreamweaver akan menerjemaahkannya kedalam kalimat-kalimat bahasa pemograman yang kita gunakan. Inilah keunggulan dreamweaver dibanding notepad, frontpage, dan mungkin yang lainnya. Karena pada dreamweaver sudah tersedia menu-menu yang siap pakai untuk mendesain halaman web. Selain itu, interface-nya juga sangat bagus dan mudah digunakan. Bagian splitberguna untuk membagi halaman kerja dreamweaver menjadi 2, separuh untuk menampilkan layar code, dan separuh lagi menampilkan layar design. Hal ini berguna jika kita ingin mendesain halaman melalui layar design namun ingin melihat perubahan kode bahasa webnya, dan juga sebaliknya. Jika pembaca masuk ke layar Code, Anda akan melihatstruktur HTML sebagai contoh struktur:

<title>Untitled Document</title>
dimana struktur tersebut berfungsi untuk mendefenisikan judul halaman web kita yang akan muncul di title bar browser.

4. Dibagian kiri atas dibawah menu File, terdapat menu dropdown yang terdiri dari beberapa pilihan. Pilihan ini berguna untuk memilih menu-menu desain yang akan kita gunakan. Misalnya kita ingin menambah gambar, maka pilih Common, maka disebelah kanannya akan muncul menu-menu bergambar yang bisa kita gunakan, salah satunya untuk memasukkan gambar ke halaman website.

5. Coba pembaca masuk ke layar Design seperti yang saya jelaskan pada poin 3. Setelah memilih bagian tersebut, dibagian bawah pembaca akan melihat bagian Properties. Bagian ini berfungsi untuk mengatur tampilan dari elemen-elemen yang kita tambahkan kedalam halaman web yang kita buat. Menu-menu Properties ini hanya terlihat jika kita bekerja pada layar Design.

6Dibagian samping, terdapat pula bagian yang bernama Panel. Salah satu fungsi panel ini adalah untuk mengatur file-file web yang telah kita buat.

7. Dibagian atas tepatnya disamping menu pilihan layar, ada kotak isian bernama Title. Bagian berfungsi untuk memberikan judul halaman web yang sedang kita buat yang akan muncul pada title bar browser. 

Fungsi ini sama seperti yang dijelaskan pada poin 3 diatas mengenai tag title. Coba pembaca ganti tulisan yang ada di kotak tersebut menjadi misalnya "Tutorial Website Dengan Dreamweaver". Setelah itu, kembali ke layar code dan lihat perubahan yang terjadi pada bagian tag <title>.
Membuat website statis dengan menggunakan Dreamweaver tools sebagai editor dengan membuatdokumen XHTML dan CSS sebagai style library external. Rencana yang akan dipersiapkan terlebih
dahulu adalah sebagai berikut :
1. Desain Website
2. Membuat Website Dengan Dreamweaver

* * *

Desain website

Untuk memulai membuat sebuah website, terlebih dahulu kita menggambarkan desain yang akan 
kita buat. Untuk kesempatan ini, kita akan membuat desain website statis dengan format xhtml
yang akan dilanjutkan dengan membuat web menggunakan dreamweaver tools.

1.1 Tampilan website
Tampilan halaman website / webpage pada kesempatan ini adalah membuat halaman web
sederhana dengan 4 bagian / block seperti gambar dibawah ini dengan deskripsi sebagai berikut :














Header
Adalah tempat Judul website yang biasanya berada diposisi teratas dari webpage 

Menu
Adalah Navigator dari Content layout, berisikan link informasi sebuah 
website. Pada kesempatan ini, layout menu dapat ditambahkan sesuai dengan
kebutuhan pemilik seperti : home, article, about me, contact dsb

Content 
Adalah tempat utama dari sebuah webpage, berisikan content dari informasi utama 
yang dapat dinavigasi melalui menu (hyperlink) pada bagian menu

dan Footer
hampir sama dengan header, namun yang membedakan adalah, posisi 
footer berada di bawah dari webpage. Dimana pada tutorial ini berisikan copyright 
pembuat / pemiliknya


1.2 Webpage Content

Untuk tahap awal membuat website ini, kita akan membuat 4 halaman / webpage yang akan 
dinavigasi dari menu, dengan informasi sebagai berikut :

1. Home (Index.html)
Menampilkan informasi Awal dari Website, halaman ini menjadi halaman 
homepage. dengan inisial Home pada menu navigasi
2. Article (Article.html)
Menampilkan informasi tentang article. dengan inisial Article pada menu navigasi
3. About Me (About.html)
Menampilkan informasi pemilik Website, halaman ini menjadi halaman homepage,
pada kesempatan ini halaman ini dijadikan kumpulan informasi article pemilik
4. Contact (Contact.html)
Menampilkan informasi Awal dari Website, halaman ini menjadi halaman 
homepage, pada kesempatan ini halaman ini dijadikan kumpulan informasi article
pemilik


1.3 Menyiapkan Graphic / Gambar pendukung webpage

Pada kesempatan ini, Graphic sudah terlebih dahulu dibuat mengunakan Adobe Photoshop. Yang 
ditempung pada file images sebagai berikut :


Folder/ directory gambar

background-header.png --> File gambar background header block
background-footer.png --> File gambar background footer block
background-content.png --> File gambar background content block
background-menu.png --> File gambar background menu navigasi block

pastikan file tersebut sudah anda simpan dalam PC anda pada folder images pada susunan file
website anda.

1.4 File Management Website

Sesuai dengan desain yang telah kita bahas, maka management file dari website yang akan kita
buat adalah sebagai berikut :

index.html --> html file, halaman utama / homepage
article.html --> html file, halaman article
about_me.html --> html file, halaman tentang pemilik
contact.html --> html file, halaman contact pemilik
template.css --> css file, Style Library halaman website

Folder / directory gambar 
Buat 1 buah Folder / directory dengan nama “workshop” pada PC anda yang teletak pada “C:\”
File management diatas akan berada pada folder yang anda buat. “C:\workshop\”
Untuk awal tentunya anda belum mempunyai file index.html, about_me.html & template.css. file
graphic pendukung dapat dicopy dari tempat yang telah disediakan.


Membuat Website dengan Dreamweaver

Untuk Memulai membuat website dengan dreamweaver, anda dapat langsung
membukanya pada desktop shortcut atau melalui menu : 
start --> All Program --> Macromedia --> Macromedia Dreamweaver MX 2004
Pastikan Applikasi ini sudah terinstall terlebih dahulu pada PC yang akan anda gunakan. 

2.1 Membuat Halaman Index.html

Pada Dashboard Dreamweaver menu pilih “HTML” pada sub “Create New” Shortcut.
Anda akan memasuki workspace Dreamweaver.

Gambar 2.1.1 Title webpage 










Masukan Judul “Home” pada textbox title






Gambar 2.1.2 Saving Index.html
























Save halaman Pertama anda dengan
nama index.html pada folder
“C:/apache2triad/htdocs/workshop/”

Gambar 2.1.3 Setting Block Div

































masukan div tag pada halaman layout dengan class sesuai dengan design yg akan dibuat container, footer, content, menu, header
seperti digambar sebelah ini.












Gambar 2.1.4 Homepage Content










































masukan informasi sesuai dengan block yang telah dibuat (contoh seperti gambar disamping).

1.header block :
Dengan nama anda dan motto

2.menu block :
navigator halaman diikuti
dengan fungsi hyperlink
• Home
• Article
• About me
• Contact

3.content block :
informasi homepage
berisikan kata sambutan, dsb

4.footer block :
informasi pembuat




2.2 Membuat CSS dengan Dreamweaver MX

Cascading style sheet dapat digunakan melalui 3 macam / jenis sebagai berikut :
1. Inline style – ditulis langsung pada setiap tag / elemen
2. Document level style – ditulis diantara bagian head HTML pada setiap dokumen
3. External style sheet – ditulis difile .css sebagai file external yang dapat dipanggil /
digunakan lebih dari 1 halaman / webpage.
Kita akan membuat dengan cara yang ke 3 dengan membuat sebuah file template.css melalui
menu File --> new --> CSS pada kategori basic page. Selanjutnya gunakan template.css sebagai link
stylesheet pada index.html dengan Attach style sheet pada panel CSS.

Gambar 2.2.1 Attach External Css
















Halaman index.html akan menampung script
sebagai berikut sebagai link CSS external

<link href="template.css" rel="stylesheet" type="text/css" />







• setting semua style tag webpage dengan warna abu2 dengan margin dan padding 0.
dengan menggunakan wizard dari dreamweaver atau menulis sctipt css sebagai berikut :
* {
color: #333333;
margin: 0px;
padding: 0px;
}

• selanjutnya setting style body, format text H1 dan H2 seperti script dibawah ini :
body {
font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;
font-size: 12px;
background-color: #313131;
}
h1 {
text-transform: lowercase;
color: #3399FF;
font-size: 25px;
}
h2 {
color:#3399FF;
font-size: 14px;
text-transform: uppercase;
}

• buat style tag div
div {
padding: 5px;
border: 1px solid #FFFFFF; 
}

• style class container
.container {
width: 600px;
margin-top: 20px;
margin-right: auto;
margin-left: auto;
padding: 0px;
border: 3px ridge #FFFFFF;
}

• Style class header
.header {
background: #FFFFFF url(images/background-header.png);
text-align: center;
}

• Style class content
.content {
font-size: 12px;
background: #FFFFFF url(images/background-content.png) repeat-x;
text-align: justify;
}

• Style class menu
.footer {
font-size: 11px;
color: #FFFFFF;
background: #FFFFFF url(images/background-footer.png);
text-align: center;

• Style class menu
.menu {
height:25px;
padding:0px;
border:0px;
}

• Advance class menu pada tag li, a dan a:hover
.menu li {
list-style:none;
text-align: center;
float: left;
height: auto;
width: 150px;
font: 12px/25px Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif; 
}
.menu li a {
font-weight: bold;
text-transform: uppercase;
color: #FFFFFF;
text-decoration: none;
background: url(images/background-menu.png);
display: block;
}
.menu li a:hover {
background: url(images/background-menu.png) 0 -25px;
color:#000000;
}

Maka tampilan home page anda akan akan seperti sebagai berikut :

Gambar 2.2.2 index.html














Gambar 2.2.3 article.html
































* * *

Nahhh... gimana sobat ??
Cukup Mudah Kan Tutorialnya dalam membuat website sederhana ?? :)
Semoga Bermanfaat sobat

0 komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...